Love My Life (Part 1)

Gambar

Nama               : ChochangEvilKyu

Title                 : Love My Life ( Part 1 )

Cast                 :

Park Jihyun (OC)

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Lee Hyukjae ( Eunhyuk )

Kim Jongwoon ( Yesung )

Han Hyera (OC)

Genre              : Romance, Live, Friendship, Comedy

Rating             : PG-15

Length             : Chaptered

A/N                 : Park Jihyun is mine, the story is mine, and kyuhyun is mine too *digampar sparKYU , oke ini pure pemikiran author, jadi maap kalo gajelas ya, jangan lupa juga komen ples kritik saran yaps, last.. awas typo lo ya.. oh ya, jangan lupa mampir di blog pribadi author ya^^

Oke, happy reading, check this out…

Pagi yang cerah, saat semilir angin hangat merajam kulit, sang surya mengintip dibalik peraduannya, bunga – bunga cantik mulai menampakkan induk gemerlapan dari batang coklat pliturnya dan dahan yang tampak menguar berwarna hijau tosca. Musim semi.

Tak lupa seorang yeoja manis yang menyunggingkan senyum emasnya, berjalan menyusuri jalan setapak melewati taman bunga sakura yang mempunyai pohon besar dengan batang kokoh bak prajurit perang.

“Ah musim semi, harum sekali” pekik gadis itu girang seraya melompati batu – batu kecil yang bersebaran di pinggir jalan.

Gadis itu merentangkan tangannya, mencium harumnya alam, menengadah menatap birunya langit, bersih dan indah. Burung – burung besar layaknya elang terbang cukup rendah hingga menjangkau pandangan gadis itu, elang berkawanan dengan membentuk barisan berputar dan menukik, tak lupa burung itu mengepakkan sayapnya kuat, terbang dengan kemiringan 20 derajat membuat sayapnya yang besar terlihat dari bawah, gadis itu mengembangkan senyumnya.

“Park Jihyun !”

Gadis itu yang merasa dipanggil itu lalu mencari sumber suara, mata hitam bulat berbentuk layaknya mutiara yang langka itu menyipit seiring seseorang yang melambaikan tangannya dan melihat rambut panjang gadis didepannya bergoyang layaknya ilalang tertiup angin.

“Yak, Han Hyera bogoshipo” Jihyun yang sudah sangat familiar dengan teman sebangku plus sahabatnya sejak kecil itu hanya bisa memeluk erat sahabat baiknya, memejamkan mata  dan tersenyum manis.

“Aigo uri Jihyunie setelah liburan terlihat lebih berseri – seri ya, hayo ada apa ? Ceritakan padaku !” Hyera menggoda Jihyun setelah melepaskan pelukan erat mereka.

“Em, liburan ini aku hanya pergi ke Mokppo, membantu halmoni berjualan ikan dan-“ Gadis manis itu menghentikan ucapannya dan berfikir, Hyera yang sudah hafal betul ekspresi sahabatnya itu hanya mendengus kesal dan berlalu meninggalkan Jihyun yang sedang berfikir sambil mengetukkan telunjuknya ke dagu lancipnya.

“Ah dan aku berjalan – jalan di pan-“

“Yak, Hyera-ya tunggu aku !”

Jihyun yang baru saja sadar dari amnesia sesaatnya segera berlari mensejajarkan diri disamping Hyera yang tertawa terpingkal – pingkal, Jihyun memasang muka ’kau-menyebalkan’dan Hyera hanya tersenyum melihat tingkah Jihyun yang kekanak – kanakan tersebut.

***

            “Yak Kyuhyun-ah irrona palli !”

Seorang namja yang masih meringkuk dibalik selimut tebalnya hanya mengerang pelan dan tetap melanjutkan tidurnya, mengabaikan teriakan pria yang membangunkannya, tidak peduli dengan matahari yang menyelusup masuk lewat celah ventilasi di atas jendela kamarnya, bersikap acuh dengan keadaan yang mulai terang.

“Aish, kalau kau tidak bangun juga, kupastikan aku akan menjejalkan video yadongku ke video game’mu lagi”

Kyuhyun yang mendengar beberapa kalimat yang baru saja mengudara lewat indra pendengarannya itu lalu terkesiap kaget dan bangun dengan wajah yang suram, aura Lucifer yang mulai nampak disekitar tubuh namja yang membangunkannya itu membuat dia bergidik ngeri, hyungnya yang mengeluarkan smirk khas dirinya itu hanya bisa tertawa sombong membuat ludahnya berkuar disekitar wajah Kyuhyun.

“Aku rasa kau bosan hidup ya monyet ?”

Kyuhyun mengelap kasar wajahnya yang naas sekali terkena ludah Eunhyuk, Eunhyuk hanya mengeluarkan cengiran khasnya sambil memunggungi Kyuhyun dan memamerkan pantat yang dianggapnya seksi lalu mulai bergoyang ala Madame Maxime di film Harry Potter dan dengan gesitnya lari dari kamar Kyuhyun.

“Aku akan membunuhmu dan menguburmu dipeti mati Jack The Ripper nanti, lihat saja !”

***

            Dengan langkah ringan Jihyun dan Hyera memasuki kawasan sekolahnya. Kyungsung Senior High School.

Jihyun tersenyum kepada semua orang, termasuk satpam penjaga gerbang sekolah, ajhushi yang menyapu halaman sekolahnya, bahkan kucing yang baru saja melintas didepannya, dia memang dikenal dengan gadis yang sangat murah senyum, untung saja dia tidak disangka tahanan rumah sakit jiwa yang tengah kabur.

Hyera yang melihatnya hanya bergidik ngeri, terkadang Hyera berfikir bahwa Jihyun itu seperti titisan orang tidak waras.

“Hei, kau boleh saja senyum, tetapi jangan tersenyum dengan kucing juga kan bisa Hyunnie-ya” ujar Hyera seraya mengibaskan tangannya untuk mengusir aura jahat yang berada disekitar Jihyun.

“Aish, memang kenapa ? Tidak boleh ? Bahkan kalau tersenyum kau akan terlihat cantik, dan satu lagi, jangan memasang wajah sok cool’mu, itu membuatku muak” Jihyun mengangkat bahunya acuh dan melenggang melewati Hyera yang melebarkan mulutnya.

Menyebalkan, batin Hyera.

Han Hyera memang gadis yang manis, sama manisnya dengan Jihyun, bahkan banyak yang menganggap mereka kakak beradik, tetapi entah kenapa terkadang sikap Hyera yang sangat dewasa –didepan khayalak ramai ya, ingat catat didepan orang – orang ! Membuat mereka berfikir dua kali, Jihyun yang sering bersikap kekanakan dan Hyera yang bersikap sok dewasa terlihat bukan seperti kakak beradik tetapi terlihat seperti pasangan yang tak pernah akur. Tetapi selebihnya mereka berdua memang sangat famous dikalangan murid – murid  Kyungsung Senior High School.

Jihyun yang seorang wakil OSIS dan fotografer disekolahnya membuat dia mau tak mau terkenal seantero sekolah, dan Hyera sebagai penari balet yang amat lincah serta selalu memboyong piala jika berlomba antar sekolah membuat dia juga termasuk satu diantara orang – orang eksis disekolah. Mereka memang satu dari sekian murid yang berprestasi, tetapi itu tak membuat mereka sombong atapun tidak tau diri, mereka tetap ramah kepada siapapun, termasuk tadi seperti Jihyun yang tersenyum ke semua orang, Catatan : jangan bilang kepada siapapun tentang Jihyun yang tersenyum kepada kucing.

“Eh Hyunnie-ya hari ini aku punya berita gembira” Hyera yang baru saja bersikap sok dewasa saat diluar kelas, saat ini telah duduk manis disamping Jihyun dan bersikap manja seraya melepaskan tali selempang tas berwarna baby pink dari bahunya.

“Mwo ?” Tanya Jihyun enggan.

“Kau tau tidak siapa Kyuhyun ?”

“Hah ? Siapa ? Titisan iblis ? ujar Jihyun sarkatis. “Atau manusia purba dengan dagu yang menyembul keatas dan selalu membawa gada besar itu ?” imbuh Jihyun dengan tangan yang mengayun – ayun mempraktekkan seseorang yang membawa sebuah gada, serta mencibir.

“Annio !!” Hyera hampir berteriak, tetapi saat melihat wajah – wajah teman sekelasnya yang memandangnya aneh, dia hanya tersenyum dan kembali memasang wajah dewasanya, Catatan untuk Hyera : jangan pernah berteriak di kelas, dan jangan lupa membeli cream muka yang super tebal untuk menutupi wajahnya dengan tingkah bodoh yang baru saja dilakukannya.

“Terserah kau sajalah, aku ingin belajar, kau tau nanti kita ulangan kimia derngan tabung – tabung bodoh itu ? Aku rasa Miss Hara hari ini akan datang, yang kutahu perutnya sudah tidak buncit lagi dan astaga kau tahu tidak kalau dia baru saja melakukan sedot lemak !” gumam Jihyun pelan sambil menopang dagunya dengan tangan kanannya dan tanpa mengalihkan tatapannya pada buku tebal 300 halaman tentang ‘Cara Menyatukan Sumber Kimia Alami Tanpa Resiko’ .

Jihyun berfikir harusnya buku itu diganti judulnya dengan ‘Cara Membuat Racun Untuk Tanaman Bergoyang di Sekitarmu’

Well, aku rasa Miss Hara akan membuatku menelan sampah dengan suaranya nanti” bisik Hyera lirih.

***

            Kyuhyun berjalan pelan menuruni tangga, kaki jenjangnya berjalan menuju meja makan berwarna hijau tua melingkar, Well, umma dan appa pasti terlalu terinspirasi jadi pengacara murahan dengan membuat meja makan layaknya meja pengadilan, batin Kyuhyun.

“Morning anak kecil” sapa Yesung dari arah ujung meja makan, dia membawa Ddangkoma dipundaknya, hey ingat kan kura – kura jelek botak yang selalu mengganggu jalan cerita itu, aku rasa dia tidak seharusnya berada dicerita ini, dasar hyung kepala ganda, Kyuhyun berucap dalam hati.

“Hm, morning hyung, sejak kapan kau bisa bahasa inggris hyung ? Setauku kau hanya bisa berucap ‘yes’ dan ‘no’ !” ujar Kyuhyun datar,

“Eung” Yesung memutar bola matanya membuat Eunhyuk yang baru saja tiba memasang wajah ingin muntahnya. “Sejak kemarin saat Ddangkoma berlatih menali sepatu, oh iya, kemarin Ddangkoma mengajariku berbahasa inggris, ya walau hanya beberapa kata, iya kan Koma ?” Yesung mengambil Ddangkoma dengan tangan kirinya dan bertanya lagi dengan ekspresi kagumnya. Kyuhyun yang melihat itu hanya bisa memegang perutnya yang mual, bagaimana bisa hyung tertuanya bersikap layaknya orang idiot, Kyuhyun bahkan bertaruh dengan Donghae semalam, Yesung akan rela menyuapi Ddangkoma dengan sandwichnya, sandwich isi kaki kodok yang sengaja Kyuhyun taruh di makanan itu.

“Hei kalian tau tidak dimana Choco ?” Tanya Eunhyuk bingung, setelah bingung melihat hyungnya, kini ia bingung dimana Choco.

“Hm ? Choco ? Ah sudah kumakan Hyuk, enak sekali, bahkan sampai lumer dimulutku” Donghae yang baru saja tiba, menarik sebuah kursi dan duduk manis disana.

Semua orang memandangnya dengan tatapan bingung, Kyuhyun yang baru saja menyuapkan sesendok nasi goreng langsung menyemburkannya persis didepan cangkang Ddangkoma yang membuat Yesung melempar garpu kearahnya.

“Yak Ikan Cupang apa yang kau lakukan dengan Choco !”

Wajah Eunhyuk yang sudah merah padam karena marah langsung menghampiri Donghae yang mulutnya terbuka hendak menyantap sarapannya, Donghae yang tidak tau apa – apa hanya memiringkan kepalanya bingung, Eunhyuk dengan sigap menjintak kepala Donghae.

Sekali..

Dua kali..

Tiga kali..

“Yak Hyukkie-ya lepaskan aku, kau membuat kepala sempurna milik namja tampan se-Seoul ini benjol, aw appo !”

Donghae dengan gaya slow motionnya menangkis kepalan tangan milik Eunhyuk dengan sigap, masih dengan gaya slow motion, Eunhyuk yang hendak memukul lagi kepala Donghae, tetapi dengan tendangan super maut milik Donghae, Eunhyuk jadi jatuh merangsek terjerembab. Donghae berlari mengitari meja makan dengan masih saja bergaya slow motion, memajukan tangan kanan dan tangan kiri bergantian, Eunhyuk yang tak mau kalah lalu berdiri dengan gaya Superman dengan background poni rambutnya berkibas tertiup angin, tangannya bertolak belakang dipinggang dan mengangkat dagunya sombong. Yesung yang menjadi asisten pemegang kipas angin hanya mendengus kesal. Donghae yang sadar Eunhyuk sudah bangun langsung berlari bak pencuri yang memakai baju bergaris hitam putih.

“Adaw !” oke adegan drama berakhir. Donghae jatuh tersungkur dilantai, naas sekali nasibnya, bibir indahnya –menurutnya, mencium pilar besar penyangga atap didekat meja makan dan membuat background music pahlawan rusak seketika menjadi suara kaset tip yang pitanya keluar.

“Hahahaha, mampus kau, kembalikan Choco !” Eunhyuk datang dengan gaya sok berkuasa, Yesung mengela nafas lega karena tidak membawakan kipas angin lagi.

“Tapi Choco chips dikulkas sudah masuk perutku Hyuk” pekik Donghae sambil berusaha melepaskan lengan Eunhyuk yang bertengger sempurna dilehernya.

Hening…

Hening…

Masih hening…

Semakin hening…

“Hei apakah masih hening ?” tanya Yesung merusak suasana. Seketika dia diam karena mendapat tatapan tajam dari EunHae.

Oke, sekali lagi hening…

“Yak maksudmu apa Hae-ya ?” Tanya Eunhyuk kaget, dengan gusi yang terpampang sempurna didepan wajah Donghae. Catatan untuk Eunhyuk : Segera lapisilah gusimu dengan kawat baja, wajahmu seperti kuda yang tidak pernah gosok gigi bertahun – tahun.

“Eh ? Maksudmu Choco chips yang bisa lumer dimulut itu kan Hyuk ? Mian tapi aku sudah memakannya” Donghae berujar lirih sambil mengerjap – ngejapkan matanya sok imut, oke Ddangkoma langsung muntah di kaus Yesung, entah sejak kapan Ddangkoma mengalami morning sick.

Pletak

            “Yak appo!” teriak Donghae sambil mengusap kepalanya.

“Babo ! Maksudku Choco anjingku, bukan coklat, ikan cupang” Eunhyuk memegangi pelipisnya karena mendadak pusing, sindrom gila, itu yang pasti.

“Oh, kenapa tidak bilang Hyuk, Choco sedang dikamar mandi, tadi aku melihat dia menyeret koran, aku rasa di buang air sambil membaca koran” kata Donghae lugu.

Hening…

Oke ini akan hening lebih lama…

Masih hening…

Mereka berempat berlari menuju kamar mandi minus Donghae yang masih terheran – heran dan plus Ddangkoma, entah sejak kapan kura – kura botak itu bisa berlari.

Mereka membuka lebar pintu kamar mandi dan mendapati Choco sedang menyiram closet, mereka menganga lebar tak percaya, lalu anjing itu menyalak, menggonggong pada mereka yang telah berani membuka pintu kamar mandi. Mereka langsung menutup pintu, dan Eunhyuk yang bingung lalu membuka pintu lagi, dan Choco menggonggong lagi.

Kyuhyun menghela nafas, Yesung menutup mata Ddangkoma, dan Eunhyuk pingsan ditempat.

***

            Jihyun paling tidak semangat jika Miss Hara yang mengajar, alasannya sederhana, guru itu hanya duduk dan menyuruh murid – muridnya mencampurkan cairan aneh berwarna warni yang bergelembung, pantas saja perutnya buncit, terkadang Jihyun berfikir bagaimana kalau guru itu belum melakukan sedot lemak ? Dia pasti akan menusuk perut buncitnya dengan stiletto keluaran terbaru abad ini.

“Psst.. psst Hyera-ya” bisik Jihyun lirih.

“Mwo ?” balas Hyera sambil berbisik juga.

“Aku bosan sekali, bagaimana jika kita membuat kekacauan” Jihyun yang baru saja membuat ide brilian langsung bergumam senang.

“Mwo ? Menempelkan permen karet di bangku Miss Hara ? Atau memasukkan kecoak di gelas minuman Miss Hara ? Lalu kita dihukum seperti minggu lalu ? Oh tidak Miss Jihyun, aku masih ingin bernafas” Hyera bersedekap, tidak setuju dengan ide Jihyun yang ‘oh sangat ehem’.

“Ah, annio, apa kau seseorang yang tidak kreatif dan melakukan sesuatu yang sama dengan minggu lalu ? Oh ayolah, berapa umurmu ? Ayo kita membuat ‘sedikit’ kejutan untuk Miss Hara” Jihyun menampilkan smirknya dan sambil mengangkat kedua alisnya, oke jangan sampai alis Jihyun berubah menjadi unibrown.

“Aih, neo micheosoyo ? Arra arra, apa idemu, girl ?” Jihyun menyuruh Hyera mendekatinya, lalu Jihyun membisikkan sesuatu ke telinga kiri Hyera, Hyera hanya manggut – manggut tanda setuju.

“Wah, ini sedikit sulit, tetapi asyik, eh tetapi berbahaya juga” Hyera berujar sambil mengernyit.

“Ehem ! Park Jihyun dan Han Hyera, apa kalian berdua sudah selesai bergosip ?” Tiba – tiba Miss Hara menyela dari bangkunya, Jihyun dan Hyera menoleh mendapati mata Miss Hara seperti Naga Walles yang sedang mengamuk.

“Ah annio Miss Hara, kami.. kami hanya berbicara tentang ini” Jihyun menunjukkan tabungnya “Em kami hanya ingin mencoba menambahkan suatu unsure Miss” imbuh Jihyun sambil tersenyum sok manis.

“Ah kalian memang cerdas, oke lanjutkan !” titah Miss Hara seraya tersenyum lebar.

‘Menjijikkan’ batin Jihyun kesal.

Jihyun memulai rencananya, dia mencampurkan unsur ‘x dan y’ yang bertolak belakang menjadi satu campuran, warnanya perlahan menjadi biru tua, Jihyun terus mengaduk dengan pipetnya, gadis itu yakin sebentar lagi akan ada sesuatu yang ‘spesial’ gumam Jihyun dalam hati sambil terkikik.

 

TBC…

Hahaha gaje banget yang ff’nya -_-

Jangan lupa kritik dan sarannya ya 😀

 

Iklan

13 responses to “Love My Life (Part 1)

  1. Bener kan? Namja” gila kalo dsatuin jd abstrak. Aigoo, perutku sakit karna tertawa.. Hae oppa polos apa bego? Ah atau malah btuh alat bantu dengar eon? #pletak

    meledak tuh pasti cairan. Ini kyu udah kuliah y? Coz aktifitaz pagi.a drumah sante amat? Bangun dbangunin, makan udah dsiapin. Wkwk, adegan gaje d pagi hari krna kslahan kuping seorang(?) ikan dr mokpo. #plak

    cukup #bow

    • astaga, jangan terlalu banyak ketawa wkwk
      dia itu emang abstrak, hae itu aneh bin oon *killed
      kyuhyun sekolah, tapi kan biasa ya, gayanya itu asdfghjkl u,u
      haha poor to Haeppa
      makasih ya 😀

Hello reviewer!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s