Other Dimension (Part 5)

Gambar

Title                 : Other Dimension (Part 5)

Author             : ChochangEvilKyu

Main Cast

Kim Jihyun Ellora McFletcher (OC)

Cho Kyuhyun as Kim Kyuhyun Genovian McFletcher

Lee Sungmin as Kim Sungmin Genovian McFletcher

Kim Heechul as Kim Heechul Genovian McFletcher

Other Cast

Can you find in story

Genre              : Fantasy, Adventure, Family, Friendship, Romance ( a little bit)

Length             : Chaptered

Author Talk     : This is my story, pure my story from my mind kkk~

Now happy reading, leave comment after read please, gomawo ^^

Seorang gadis berjalan dengan santainya mengelilingi koridor istana Alajor Dimension, kedua tangannya dimasukkan kedalam kantung celana berbahan ¾ berwarna abu – abu gelap. Kedua mata blue safirnya mengerjap – ngerjap saat melihat langit – langit istana sedikit bercahaya dan membuat matanya silau, iris matanya tertimpa sedikit cahaya yang membuat warna dominan antara blue safir dan jingga di sore hari. Lengkungan manis terpampang diwajah cantiknya, lesung pipit Jihyun seakan berkomplikasi dengan wajah orientalnya, membuat sang empunya terlihat gemerlap.

”Nona Jihyun”

Jihyun menoleh dan tersenyum manis mendapati Hyesa datang dengan wajah yang sumringah. Hyesa adalah pelayan pribadi Jihyun yang notabenenya adalah seorang elf juga, tetapi Jihyun tidak pernah menganggapnya demikian, ia menganggap Hyesa adalah sahabatnya.

”Aish sudah kubilang jangan memanggilku dengan sebutan Nona, aku terlihat seperti orang tua” Sungut Jihyun sembari mengerucutkan bibirnya kesal.

”Ah hehe maaf No- , eh maksudku Jihyun-ah” ralat gadis itu seraya tersenyum lebar. Tetapi seperkian detik kemudian kening Hyesa mengernyit, Jihyun yang melihat sahabatnya mengerutkan dahinya menjadi bingung.

”Kenapa Hyesa-ya ?”

”Ah Hyun-ah, bagaimana kau keluar dengan pakaian seperti ini” pekik Hyesa kesal. Jihyun mematut dirinya, menundukkan kepala untuk melihat fashion pakaiannya, tak ada yang salah, pikir Jihyun.

”Lihatlah, sebentar lagi kita akan makan malam bersama di Square Table, dan kau akan berpakaian seperti ini ?” decak Hyesa.

”Ah shirreo ! Aku tidak mau ikut makan, no way ! Jangan paksa aku !” Jihyun berteriak sambil berlari, berusaha bersembunyi dari amukan Hyesa. Jihyun sangat mengenal Hyesa, walau baru beberapa hari disini, tetapi Jihyun sudah hafal sifat – sifat Hyesa, karena sifat gadis itu sangat mirip dengan Song Nari sahabatnya. Ah aku merindukan anak itu, batin Jihyun gusar sambil terus berlari.

Jihyun berlari keluar dari istana, mencari sesuatu yang dapat digunakannya untuk bersembunyi, walau sia – sia, karena Jihyun tahu kekuatan elf tidak bisa diremehkan, toh kalau dia bersembunyi tetap saja pasti Hyesa menemukannya.

”Aku lelah” Tubuh Jihyun merosot terduduk, Jihyun menyenderkan kepalanya dibalik pohon besar yang kokoh berdiri disamping istana, Jihyun mereguk udara, berusaha mengumpulkan oksigen yang terkandung dalam pohon tersebut, nafasnya tak beraturan, dadanya kembang kempis seiring deruan nafasnya yang belum begitu lancar. Jihyun melongok kecil dari pohon itu, kalau – kalau Hyesa berhasil menemukannya.

”Kyaaaaaaammpphh”

Jihyun berteriak kencang tetapi dalam hitungan detik mulutnya dibungkam oleh seseorang yang berdiri didepannya, Jihyun tidak dapat melihat wajah itu karena untuk mendongak saja sulit apalagi berdiri.

Jihyun memberontak, menghalalkan segala cara untuk membuat tangan besar itu terusir dari mulutnya, kemudian entah fikiran apa yang merasukinya, Jihyun menggigit tangan itu.

”Yakk ! Apa yang kau lakukan Nona” Suara berat itu memekik tajam, menyadarkan Jihyun bahwa suara itu adalah suara seorang laki – laki.

”Yak bodoh ! Harusnya aku yang berkata apa yang kau lakukan” sergah Jihyun tak kalah ketus.

Lelaki itu mendongak menatap wajah Jihyun yang merah padam karena marah. Cantik dan manis pikirnya, ah tidak, gadis ini seperti monster, batin lelaki itu kemudian.

”Ah aku Ryeowook, Kim Ryeowook”

***

            ”Yang ini bagaimana caranya ?”

Kyuhyun berteriak frustasi mendapati dirinya yang tidak bisa melakukan sesuatu, baru kali ini dia merasa kalah telak, padahal dia adalah raja Game, tetapi Game didepannya ini mengharuskan dia berfikir lebih keras.

”Aish bodoh sekali dirimu Tuan Kyu, bagaimana bisa petinggi negeri ini mempunyai anak sebodoh dirimu” kata seorang gadis dengan tampang datarnya.

”Yak neo !” Kyuhyun menunjuk gadis itu dengan jari telunjuknya sembari menampilkan kilatan amarah dibola matanya.

”Aku ? Aku adalah Shin Jaein cantik, kenapa ? Ada masalah ?” gadis cantik itu menantang.

”Cih, kalau saja kau bukan seorang gadis dan kita sedang bertaruh, aku mungkin sudah menguburmu hidup – hidup dan-”

”Dan akan melindas kuburanku dengan mobil baru ayahmu ?” Jaein memotong perkataan Kyuhyun dengan cepat. Gadis itu menurunkan jari telunjuk Kyuhyun dan menatap garang wajah Kyuhyun. ”Oh ayolah, bahkan kau sudah mengatakan itu belasan kali, dan katakan saja kalau kau takut bersaing denganku, kau takut dengan hukumannya kan ?” imbuh gadis itu seraya mengeluarkan smirk menggoda.

Kyuhyun menatap gadis didepannya dengan rahang yang mengeras, tangannya terkepal, bahkan jika dia bukan seorang gadis, mungkin Kyuhyun sudah membunuhnya sekarang. ”Terserah kau saja, sekarang katakan apa yang kau mau ?” ujar Kyuhyun datar.

Jaein hampir terpekik girang, tetapi tatapan wajah didepannya membuat ia mengurungkan niatnya, sebenarnya Jaein merasa sedikit takut dengan tatapan mengintimidasi Kyuhyun, tetapi hanya kesempatan langka kali ini saja gadis itu dapat mengerjai Kyuhyun.

”Nanti malam.. Nanti malam saat di Square Table” gadis itu membisikkan sebaris kata yang simpel namun mengandung arti yang sarat bagi pendengaran Kyuhyun. ”Lihat apa yang terjadi Tuan Kim Kyuhyun Genovian McFletcher” lanjut Jaein sambil berlalu, dan tak lupa mengerlingkan sebelah matanya pada Kyuhyun.

”Yak !! Awas saja kau gadis sialan !”

***

            Sepasang anak manusia sedang duduk manis di salah satu dahan pohon yang tak begitu tinggi, hembusan angin sore yang sejuk membuat mereka memejamkan mata dengan lembut, semilir wangi kehidupan terendus menyapu tubuh mereka, semburat jingga menjadi saksi bisu atas suasana menjelang petang tersebut.

Jihyun tersenyum simpul, lalu mengayunkan kakinya kedepan dan belakang. ”Jadi kau adalah elf yang menyediakan bahan makanan untuk negeri ini?”

Lelaki itu menoleh, mendapati gadis yang sedang tersenyum sambil memejamkan matanya untuk merasakan kelembutan sore ini, gadis itu mendaratkan pertanyaan yang sudah pasti ditujukan untuknya. ”Hu’um” gumam lelaki itu singkat. ”Dan aku sangat bahagia”

Ryeowook tersenyum simpul, Jihyun menolehkan pandangannya kepada lelaki yang baru dikenalnya setengah jam yang lalu, lalu memiringkan kepalanya, bingung akan makna ucapan lelaki tersebut. ”Em maksudmu apa Wookie-ah?” tanya Jihyun penasaran.

Ryeowook memejamkan mata, membiarkan angin sore yang sejuk mengisi rongga dadanya. ”Karena tak ada yang lebih baik dari melihat banyak orang yang tertawa senang akan pekerjaanmu” Ryeowook terdiam sebentar, mengambil jeda untuk menyusun kata – kata yang tepat. ”Ketika suara tawa yang merdu terdengar dari kedua indra pendengaranmu itu karena ulahmu, pasti kau akan merasa bahagia. Penduduk negeri Alajor Dimension sangat menyukai makanan yang kubuat, terlebih makanan yang kusuplai untuk mereka adalah bahan makanan paling bagus di negeri ini. Aku rasa tak ada yang lebih baik dari ini, menjadi elf yang membuat banyak orang tersenyum” Ryeowook mengakhiri kalimatnya dengan senyuman merekah, tatapan lelaki itu menabrak mata indah blue safir milik Jihyun, seketika itu darahnya berdesir hebat, lelaki itu merasa darah hanya mengalir untuk jantungnya, semua syaraf di tubuhnya menegang seiring senyuman manis yang dimiliki gadis didepannya. Seolah tersadar dari fantasinya, Ryeowook menggeleng pelan dan mengusir pikiran aneh yang menguasai otaknya.

”Ah, aku tidak menyangka kalau kau sangat hebat Wookie-ya, aku kagum padamu, kata – katamu tadi sangat manis” Jihyun tersenyum sumringah, perlahan kedua tangannya menangkup pipi putih Ryeowook, Ryeowook terkesiap, oh damn ! Pikiran lelaki itu berkelit – kelit dan berkelok.

”Ingat ya, kau harus menjadi elf yang baik, teruslah membuat orang – orang tersenyum, hwaiting !” Jihyun menarik kedua tangannya dan tertawa kecil melihat ekspresi imut Ryeowook yang mengerjap – ngerjap.

”Aigo~ kau manis sekali, wajahmu lucu hahaha” Jihyun tertawa, Ryeowook yang telah sadar akan pikiran anehnya hanya mendengus.

”Cih, bahkan anak dari seorang petinggi negeri dapat menggombal” Sungut Ryeowook kesal, tetapi saat melihat Jihyun yang tertawa lagi membuat bibirnya tertarik ke atas membentuk senyuman manis.

Jihyun menyeka air mata yang tersangkut disudut matanya, gadis itu terlalu bersemangat untuk tertawa. ”Eh ini sudah mulai malam, aku harus kembali kekamar dan bersembunyi” ujar Jihyun datar. Gadis itu mengerucutkan bibirnya kesal dan menggembungkan pipinya, terlihat sangat imut.

”Eh kenapa ?” tanya Ryeowook tak mengerti.

Jihyun menghela nafas berat. ”Makan malam” Dua kata yang terlampau singkat dan mempunyai arti yang mengesalkan bagi Jihyun.

Seakan mengerti maksud gadis ini, Ryeowook hanya bisa menahan tawanya. ”Kau harus belajar mengenakan gaun yang manis dan berdandan, aku rasa kau dapat melakukannya, tetapi aku yakin, kalau kau memakai celana jeans dengan kaus, mereka akan jantungan melihatnya” Perkataan Ryeowook membuat Jihyun terkikik kecil, begitupun dengan Ryeowook. Lelaki itu hanya dapat tertawa lepas melihat gadis didepannya terkikik manis.

”Huh, aku tidak sabar dengan ekspresi Mom dan Dad !” ujar Jihyun dengan nada yang di buat – buat. ”Yasudah sekarang lebih baik kita turun”

Ryeowook melompat dengan gesit dan mendarat sempurna di tanah yang telah ia pijak. ”Hei Hyun-ah, sekarang lompatlah !” teriak Ryeowook dari bawah.

”Tinggi sekali, aku tidak yakin” Jihyun mengeraskan suaranya sambil melongok melihat bawah. ”Astaga tingginya” gumam Jihyun lirih.

”Aku akan menangkapmu, percayalah padaku”

Jihyun melihat tatapan teduh Ryeowook dari bawah, walau cahaya agak remang, tetapi tatapan Ryeowook sangat meyakinkan gadis itu. ”Tapi aku takut” desisnya.

”Kau percaya padaku ’kan?” ujar Ryeowook lembut.

Jihyun menghela nafas, menghirup oksigen yang tersisa disekitarnya. ’Aku harus bisa’ batin Jihyun.

”Aku akan melompat” Jihyun melangkah pasti, Ryeowook tersenyum.

Perlahan Jihyun memejamkan matanya dan siap melompat.

Hana..

Dul..

Set..

Jihyun melompat dengan mata yang masih sempurna terpejam, dia berfikir mungkin sekarang tubuhnya sudah berlumur darah, tetapi ini berkebalikan dengan rasa yang ia dapat, rasa nyaman dan hangat. Jihyun membuka matanya, terlihat sesosok wajah tampan yang didepan matanya, melihatkan sepasang bola mata hitam mengkilat dari laki – laki itu. Jantung Jihyun terasa berdetak cepat, seolah jika jantungnya tidak memiliki tulang rusuk, jantung itu akan melompat dengan sendirinya, bagaikan disekitar mereka tak ada tanda – tanda kehidupan, waktu terasa berhenti berputar dan detik jam berhenti bergerak, semua terjadi begitu cepat.

Ryeowook yang terpana dengan kedua bola mata blue safir gadis didepannya ini hanya bisa mengontrol detak jantung yang membuncah didadanya, seakan jantung itu telah memukul tulang dadanya untuk segera berlari keluar. Perlahan Ryeowook mendekatkan wajahnya pada wajah Jihyun yang berwarna merah ranum, deruan nafas menyapu lembut wajah Ryeowook membuat sang empu kehilangan kendali, bibir itu.. bibir itu mulai mendekati bibir ranum gadis didepannya, Ryeowook melihat Jihyun menutup matanya, begitupun dengan Ryeowook.

”KIM JIHYUN !!”

Keduanya tersentak, Ryeowook yang lebih cepat berkontraksi mengakhiri jaraknya dengan jarak Jihyun, Ryeowook duduk dengan keadaan yang salah tingkah, Jihyun-pun juga begitu, pipinya yang bersemu merah menandakan tingkah gadis itu yang baru saja menyimpang.

”Ah itu suara oppaku, aku.. aku pergi dulu ya Wookie-ah, a.. annyeong” Jihyun gelagapan mencari kata yang pas untuk ucapannya, sedetik kemudian dia berlari untuk menutupi rasa gugupnya.

’Ah bodoh, apa yang kulakukan’ batin Ryeowook sambil memukuli kepalanya.

TBC..

Yuhu, udah sampai Part 5

Kritik dan sarannya ya 😀

Iklan

6 responses to “Other Dimension (Part 5)

  1. Cieeee. . . Ji hyun udh berpaling ke wookie :3 kmana donge ny tp? Trus cwek yg sm kyu itu siapa ya? Misterius gtu ksanny >.<
    saia lnjut ke part 6!

Hello reviewer!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s