Love MyLife ( Part 4 )

Nama               : ChochangEvilKyu

Title                 : Love My Life ( Part 4 )

Cast                 :

Park Jihyun (OC)

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Lee Hyukjae ( Eunhyuk )

Kim Jongwoon ( Yesung )

Han Hyera (OC)

Genre              : Romance, Live, Friendship, Comedy, School Live

Rating             : PG-15

Length             : Chaptered

A/N                 : Park Jihyun is mine, the story is mine, and kyuhyun is mine too *digampar sparKYU , oke ini pure pemikiran author, jadi maap kalo gajelas ya, jangan lupa juga komen ples kritik saran yaps, last.. awas typo lo ya.. oh ya, jangan lupa mampir di blog pribadi author ya^^

Oke, happy reading, check this out…

Author’s POV

“Yak Park Jihyun.. irrona palli ! Apa kau mau bolos sekolah huh ?!”

Hyera sedang menggerutu sambil mencebikkan bibirnya karena gadis didepannya masih berkelit didalam selimut tebalnya.

”Eung.. 5 menit lagi Ra-ya, ne 5 menit lagi”

Jihyun yang masih berusaha melanjutkan mimpinya bertemu pangeran tampan hanya bergumam sebentar lalu melanjutkan tidurnya dengan memunggungi Hyera yang menampakkan amarah besar.

Seketika Hyera tersenyum miring, menunjukkan bahwa ia mempunyai ide jitu untuk membuat sahabatnya gelagapan untuk bangun.

Hyera mengambil bantal disebelahnya, lalu berjalan mengendap menuju sisi kasurnya sebelah kiri, ia mulai menjalankan aksinya, lalu Hyera membungkam wajah Jihyun dengan bantalnya, Jihyun yang kesulitan bernafas tiba – tiba gelagapan dan mengangkat kedua tangannya untuk meraih bantal itu, kakinya juga ia gunakan untuk menendang udara kosong.

”Yak Ra-ya ! Kau mau membunuhku huh ?!”

Jihyun yang telah menyerah lalu terduduk paksa dengan wajahnya yang memerah karena kekurangan oksigen, gadis itu berusaha mencari oksigen yang semakin menipis, Jihyun mengelus dadanya yang berdetak kencang karena barusan nyawanya terancam oleh sahabatnya.

”Haha lihat wajahmu itu babo.. Makanya sekarang cepat mandi, setelah itu kita sarapan, kau pikir sekarang jam berapa Nona Park Jihyun yang malas ?”

Hyera mendengus kesal lalu meninggalkan sahabatnya yang masih menatapnya dengan death glarenya yang jujur saja membuatnya sedikit bergidik ngeri.

”Ra-ya !”

Hyera yang saat itu masih berada di daun pintu kamarnya, lalu membalikkan badannya menuju sumber suara. Seketika itu pula dirinya mendapat lemparan mulus dari Jihyun, bantal yang digunakan Jihyun pas mengenai wajahnya.

Jihyun yang berhasil membuat Hyera mendidih itu lalu secepat kilat berlari menuju kamar mandi dan mengunci pintunya. Ia tertawa keras didalam kamar mandi yang mengakibatkan Hyera menendang pintu kamar mandi kasar.

”Aw.. appo ! Huh, awas kau Jihyun, aku akan membalasmu nanti !” ucap Hyera yang disambut gelak tawa Jihyun dalam kamar mandi.

***

Jihyun’s POV

“Yah Ra-ya, apa kau masih marah padaku atas kejadian tadi ? Ah mianhe Ra-ya”

Aku berusaha meminta maaf pada Hyera yang masih menekuk wajahnya saat ini, padahal ini sudah ke dua puluh kali aku meminta maaf, huh kalau saja dia bukan sahabatku, aku mungkin sudah menendangnya ke neraka.

Kulihat ia hanya melirikku sebentar lalu kembali sok fokus ke depan, yah dia memang hanya berusaha cool sekarang, yah mulai lagi kan sifat anehnya.

Teeeeeeet.. Teeeeeeeeeet

            “Aku akan memaafkanmu asal kau mentraktirku ne ?”

Tiba – tiba gadis itu berdiri dengan gaya melipat kedua tangannya didepan dada dan berbicara dengan gaya angkuhnya. Aku yang sedang memasukkan buku kedalam tasku hanya mendengus kesal lalu berdecak.

“Urusan seperti ini saja langsung memaafkanku, menyebalkan” decakku kesal sambil memanyunkan bibirku.

“Aish, mau atau tidak ? Lagipula aku sedang ingin berhemat, kajja”

Gadis itu menarikku dengan tiba – tiba menyebabkan aku hampir saja jatuh. Aku hanya dapat menghela nafas, sungguh, berdebat dengannya hanya akan membuatku pusing.

”Kau ingin pesan apa Hyunnie-ya ?”

”Ah ? Terserah kau saja Ra-ya”

”Baiklah, kau cari dulu tempat duduk, aku akan memesannya”

”Ne”

Aku berjalan menembus ramainya kantin sekolahku, kantin sekolahku memang berbeda dari yang lain, kantin ini menggunakan sistem blok, jadi makanan yang dijual disini tentu saja banyak jenisnya, dan disini terdapat lima belas blok yang menjajakan berbagai jenis makanan, ini yang terkadang membuatku bingung, banyak sekali makanannya.

”Annyeong Jihyun-ah”

”Ah ne annyeong”

Aku tersenyum menanggapi sapaan orang – orang disekitarku, wah ternyata aku sangat terkenal, bahagianya mempunyai banyak teman yang berada di sisimu. Yah walau sahabatku hanya Hyera, tetapi aku masih punya teman yang menyayangiku, eh tetapi aku rasa tidak semua sayang padaku, pasti mereka ada yang takut kena jeratku, haha.

Kulihat Hyera tersenyum puas sambil berjalan menuju mejaku, aku yakin dirinya pasti memesan banyak makanan. Aigo, bersama gadis ini lama kelamaan aku bisa jatuh miskin.

”Apakah kau menunggu lama chagiya ?”

Dia mengangkat kedua alisnya bersamaan, aku memasang ekspresi ingin muntahku dan menatapnya dengan tatapan membunuh. Benar – benar menyebalkan.

”Aigoo~ aku takut sekali, jangan melihatku seperti itu Hyunnie-ya”

Ia memasang tampang polos dan mengatakan itu dengan nada yang dibuat – buat, arghh ingin sekali kubunuh gadis ini sekarang.

Dia mengalihkan tatapannya lalu menunjuk ahjumma yang membawa pesanan kami. MWOYA ??? Dia memesan 4 mangkuk ramyun dan 3 jus coklat ? Gadis ini benar – benar bukan manusia.

”Yak Ra-ya, bagaimana bisa kau memakan tiga mangkuk ramyun sekaligus ? Dan lihat kau memesan jus sebanyak ini ?! Aigoo, tinggal bersamamu nanti akan membuatku menjadi orang miskin”

Aku berkata sinis, dia hanya menyengir tanpa dosa dan melanjutkan makannya dengan tenang. Ugh selera makanku jadi hilang.

Aku berjalan tanpa memperdulikan teriakannya. Aku sekilas membalikkan badanku dan mendapati dia mengernyitkan dahinya bingung. ”Bagianku kau makan saja, uangku kutinggalkan di situ, makan sepuasmu” Aku berkata datar, reaksinya ? Pasti sudah melambung ke surga. Gadis itu selalu saja mengacuhkan sekitarnya jika sudah dihadapkan dengan makanan.

***

Kyuhyun’s POV

Disinilah aku, terjebak antara ketiga sahabatku yang aneh, sedari tadi mereka makan sambil berbicara, apakah mereka tidak menyadari itu menjijikkan huh ?!

”Kyu-ah, kau tidak mau makan ? Sini biarkan aku saja yang memakan bagianmu”

”Igeo, aku sudah tak berselera makan, makanlah sepuasmu hyuk, aku pergi dulu”

”Yak, kau mau kemana Kyu ?”

”Entahlah, asal tidak disini”

Aku mengedikkan bahu acuh, kulangkahkan kakiku menuju kelas, lebih baik aku kembali kekelasku saja daripada bersama mereka.

Pandanganku tertumbuk pada seorang yeoja yang berada tidak jauh dari hadapanku, ah yeoja itu, aku harus meminta bagianku.

Aku menepuk pundaknya pelan yang mengakibatkan reaksi berlebihan terhadapnya. Cih bergaya sekali yeoja ini.

”Yak neo ! Kau membuatku hampir jantungan saja, mwoya ?” ketusnya kasar sambil melipat tangannya didepan dada dan menatapku tajam.

“Aku mau kau menepati janjimu semalam”

Kulihat dia membelalakkan matanya, lalu menundukkan kepalanya, rasakan, makanya jangan sok angkuh kepadaku.

”Ah.. it.. itu.. itu.. Eh lihat Kyuhyun-ssi kau dipanggil hyungmu“

Dia menunjuk belakangku, ah apa benar ? Sedetik kemudian kutengokkan kepalaku kebelakang. Hah dia ingin bermain – main denganku. Awas saja.

Kuputar kembali kepalaku kedepan dan mendapati kenyataan bahwa yeoja itu kabur. Ah sial ! Dia mengerjaiku, bagaimana bisa dia mengerjaiku huh ! Aku berlari dengan cepat demi menemukan yeoja iblis itu, ini benar – benar bukan gayaku, aish.

Kulihat yeoja itu berlari menuju ketaman belakang sekolah. Wah dia ternyata mau bermain – main dengan kau Cho Kyuhyun.

Aku berputar arah menuju sisi barat taman ini agar dapat menghadangnya dari belakang. Gadis itu bersembunyi di balik pohon yang cukup besar. Babo yeoja !

”Mau kemana kau ?”

Seketika gadis itu melihatku dengan wajahnya yang pucat, ia mulai melangkah mundur saat aku mulai memojokkannya di pohon ini. Sepertinya menyenangkan juga melihatnya seperti ini. Mampus kau !

”Ah.. Kyu.. A.. Aku ingin ketoilet sebentar ya, annyeong”

Saat ia hendak berlari, kutarik ujung kerah belakang seragamnya dan itu membaut ia berlari ditempat. Rasakan kau !

”Yak.. lepaskan Kyu, kau mau membunuhku huh”

”Aku akan melepaskanmu, asal kau menuruti permintaanku”

”Shirreo ! Pasti kau akan meminta yang macam – macam”

”Kalau kau masih meronta seperti ini, aku jamin hari ini kau terakhir melihat matahari” kataku datar, dan itu membuat dia langsung melihat wajahku. Gadis iblis itu menghela nafas dan menganggukkan kepalanya bahwa ia setuju dengan penawaran ini.

”Asal kau tidak membunuhku dan membuang mayatku kelaut, aku bersedia”

Aku menyeringai, akhirnya gadis ini setuju juga. ”Itu nanti kalau aku sudah bosan”

”MWOYA ?!!” jeritnya tajam. Ish sampai kapan gadis ini berhenti ingin membuat telingaku tuli ?

”Kau mau mendengar permintaanku tidak ?” tanyaku acuh sembari memasang wajah dinginku.

”Baiklah”

”Em.. aku rasa gadis sepertimu..-“ Aku berjalan memutari dirinya yang masih mengumpat tak jelas kepadaku. Hah gadis ini benar – benar berani sekali.

“Mwo ?” tanyanya tak sabar.

Aku berfikir sejenak, memandangnya dari atas kebawah, tidak buruk, tapi dia ‘kan gadis pintar, aku rasa ini saatnya.

“Kau harus menjadi pembantuku selama seminggu”

***

Jihyun’s POV

”Asal kau tidak membunuhku dan membuang mayatku kelaut, aku bersedia”

Aku memandangnya sengit, memang apa yang bisa ia lakukan padaku, akan kubunuh kau !

”Itu nanti kalau aku sudah bosan”

Huh, namja ini benar – benar ingin kuhajar, apa ia sudah bosan hidup ? Gayanya sungguh menyebalkan sekali, apa karena putra dari pemilik sekolah dia harus bersikap seperti ini ?

”MWOYA ?!!”

Aish, dia ini benar – benar butuh diajari sopan santun ternyata.

”Kau mau mendengar permintaanku tidak ?”

”Baiklah” Oke untuk kali ini aku mengalah Kyuhyun-ssi, karena aku bukan gadis munafik yang melanggar janji.

”Em.. aku rasa gadis sepertimu..-“

Namja ini menggantungkan kata – katanya, membuat aku ingin sekali melempar mulutnya dengan sepatuku. Aku mengumpat melihat gayanya yang angkuh dan sombong itu. Sialan, namja ini harus mati, rutukku kesal.

“Kau harus menjadi pembantuku selama seminggu”

Aku melotot, menatap ia dengan wajah bengisku. Aku yakin wajahku sekarang merah padam, bukan karena malu, tetapi karena amarahku menumpuk dikepalaku, bagaimana bisa ia memberikan keuntungan hanya sebelah pihak ? Hanya karena menumpang motornya, dia ingin menjadikan aku pembantunya ? Oh aku rasa dia butuh pelajaran tambahan.
Aku menginjak kakinya yang mengakibatkan dia mengumpat sambil menaikkan kaki kanannya yang kuinjak. Haha rasakan ! Aku tersenyum puas lalu meninggalkannya yang masih menggerutu tak jelas.

”Kalau kau tidak mau tidak apa – apa, tetapi aku tidak jamin jika rahasiamu terbongkar”

Aku membalikkan badanmu, melihatnya yang menatapku datar, kebiasaannya yang menjengkelkan adalah wajah datarnya dan kata – katanya yang sangat pedas. Apa lidahnya terbuat dari silet ?

”Rahasia ? Maaf aku tidak punya hal semacam itu Kyuhyun-ssi, jika itu hanya akal – akalanmu untuk menjadikanku pembantumu, aku rasa itu cara terkuno sekali”

Kembali aku berjalan pelan sambil membayangkan wajahnya yang menggeram karena marah. Haha aku tidak peduli.

”Park Jihyun.. putra dari seorang Park Jungsoo yang mempunyai perusahaan terelit di Korea dan ingin sekali menjodohkan putrinya di usia enam belas tahun, gadis itu kabur dari rumah untuk menghindari acara perjodohan itu”

Glek.. Aku menelan ludahku susah, tidak ! Bagaimana ia bisa tahu jika aku kabur karena acara perjodohan ini. Kudengar derap langkah kaki menujuku, kulihat ia dari sudut mataku terlihat tersenyum puas, dia menang, ya dia menang, dia tau titik lemahku. Mati aku.

”Bagaimana Nona Park Jihyun ? Apakah kau ingin berita ’kaburnya kau dari rumah’ menjadi trending topic di sekolah ini ?”

Namja itu berkata sengit sambil menekankan kalimat ’kaburnya kau dari rumah’ itu kepadaku. Apa aku harus menurutinya ?

Aku mendongak menatap wajah datar tanpa ekspresi miliknya. ”Hanya seminggu kan ? Tidak lebih ?”

”Ne”

”Baiklah” Aku menyerah, kalau seperti ini, sama saja citraku turun dimata seorang namja menyebalkan ini.

”Pintar Nona”

Aku mendengus, dia menatapku sambil mengeluarkan smirk setannya, dia benar – benar iblis !

”Lalu apa tugasku ?”

”Hanya mengerjakan PR-ku, menyiapkan bekal dan mengurusi jadwalku, dirumah maupun disekolah”

”MWOYA ?!! Kau fikir aku manajermu ? Shirreo !”

Gila saja dia, apa dia fikir kekuasaanya membuat diriku harus tersiksa. Apa itu ? Mengurusi jadwalnya ? Menyiapkan makanan ? Membuat PR ? Dia pikir aku baby sitternya ?!

”Kau tidak mau ? Yasudah, tapi jangan salahkan aku jika aibmu terbongkar” ucapnya datar seraya berlalu meninggalkanku yang sedang berpikir.

”Chankhaman !” Aku menarik lengannya dan menatapnya memelas. ”Baiklah aku setuju, hanya seminggu ’kan ?”

”Em.. Ne, baiklah pembantu, aku harus kembali kekelas, annyeong”

Namja itu berlalu sambil menatapku dengan senyum kemenangannya, Aigoo~ Ya Tuhan, jangan kau biarkan hambamu tersiksa oleh namja setan itu.

TBC..

Gimana readers ?

Gaje ? Pasti

Jelek ? Yang utama

Aneh ? Hah sudah yakin

Aku butuh kritik dan sarannya yaps 😀

Iklan

5 responses to “Love MyLife ( Part 4 )

Hello reviewer!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s