Baseball In Love ( Chapter Five )

Gambar

Author             : chochangevilkyu

Title                 : Baseball In Love ( Part 5 )

Cast                 :

Park Jihyun (OC)

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Other Cast       :

Can you find by yourself

Genre              : Romance, Sport, Friendship, Comedy

Rating             : Teen

Length             : Chaptered

A/N                 : Masih ada yang inget author ? Masih dong, harus itu *maksa

oke ini pure pemikiran author, jadi maap kalo gajelas ya, jangan lupa juga komen ples kritik saran yaps, last.. Awas Typo ! Oh ya, jangan lupa mampir di https://misteri666.wordpress.com ya^^

Oke, happy reading, check this out…

Jihyun’s POV

            Sudah tiga hari ini aku menstalker seseorang, sialnya aku terlihat sangat bodoh, memakai kacamata hitam besar, hoodie dengan penutup kepala dan masker. Dengan kurng kerjaanya aku menguntit orang yang harusnya kuhindari, siapa lagi jika bukan Kyuhyun sial itu.

Dua hari yang lalu setelah aku membawa Sungmin oppa, entah kenapa aku lebih nyaman memanggilnya oppa, dia memang terlihat seperti oppa bagiku, tetapi entah kenapa terkadang senyumannya membuatku tersipu. Hentikan pemikiran anehmu itu Park Jihyun ! Saat aku mengenalkannya kepada ahjussi, ahjussi langsung mengujinya dengan praktek lapangan, hanya dalam waktu selang sepuluh menit, Sungmin oppa dapat memukul dua belas bola yang dilempar oleh Eunhyuk, benar – benar hebat.

Nah, waktu itu setelah aku bernegosiasi dengan ahjussi, dengan tidak berperikemanusiaannya dia berkata bahwa aku harus membuat namja sialan itu masuk ke Club, padahal aku kan sudah menemukannya, hanya tinggal ahjussi yang menyuruh apa susahnya sih ? Ahjussi benar – benar ingin menguji batas kesabaranku. Arrgghh.

“Ah, dia keluar”

Buru – buru aku mengikutinya saat dia telah berada diluar rumahnya, kulihat dia berjalan sambil bersiul dan mengunci kedua tangannya dikantong celananya, aish kenapa seperti itu juga harus kudeskripsikan sih. Waktu itu aku sangat menyesal saat berpikir dia tampan dan manis, faktanya dia itu menyebalkan, evil dan angkuh, tak cocok dijadikan namjachingu.

Tampak orang itu memasuki minimarket, aku hanya bisa menunggu di gazebo dekat minimarket ini, sesekali kurapikan dandananku agar tak terlihat seperti penguntit, bisa besar kepala dia jika mengetahui aku mengikutinya selama tiga hari ini, gara – gara namja sialan itu juga, project film-ku tertunda, ugh sial !

“Sudah puas mengikutiku ?”

DEG

Itu suara siapa ? Kenapa suara itu berada dibelakangku ? Apa jangan – jangan dia namja sial itu ? Tamatlah riwayatmu Park Jihyun !

“Kau siapa ?”

Yak, kenapa dia bertanya lagi, jika aku mengakui ini diriku, pasti dia akan besar kepala karena terlalu bangga, jinjja ! Sebaiknya aku lari, iya aku harus lari, ini cara satu – satunya.

Tanpa pikir panjang, segera aku berlari saat dia agak lengah, kudengar teriakannya dari belakang, apa dia akan mengejarku, maldo andwae ! Aku tetap berlari tanpa melihat kebelakang, saat berada ditikungan pertigaan, aku masuk dan bersembunyi dibalik tembok gang kecil yang cukup remang.

“Ah, syukurlah”

Kulepas tudung kepalaku dan masker yang masih menutupi sebagian wajahku, aku mengibaskan tangan kananku, berusaha mendapatkan semilir angin agar panas yang bersarang ditubuhku segera menghilang. Kutengok jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kiriku, ini sudah jam setengah empat sore dan aku harus cepat – cepat pulang untuk mencicil project filmku.

Kulirik sebentar jalan dibalik tembok, ah aman, jalan di sebelah kanan dan kiri juga aman, aku harus cepat pulang.

“Aku selamat, hah untung saja namja sial itu tidak menemukanku”

”Maksudmu aku ?”

Aku berhenti melangkah, sial ! Itu suaranya, bagaimana ini ? Apa aku harus berlari lagi ? Baiklah jika itu pilihannya, tanpa aba – aba aku melangkahkan kaki kananku kedepan dan mulai berlari, tetapi saat pijakan ketiga, ada sebuah tangan yang menahan pergelanganku dan menariknya.

”Neo !”

***

Kyuhyun’s POV

            Aish sial ! Aku kehilangan jejak stalker sial itu, siapa dia ? Kenapa sepertinya dia tak asing ? Apa dia salah satu penggemarku ? Mungkin saja benar, tetapi jika dia adalah psycho yang sengaja menguntitku bagaimana ? Aku sedikit bergidik membayangkan bahwa orang itu benar – benar psycho, jangan berfikir macam – macam Cho Kyuhyun.

”Sebaiknya aku pulang saja, toh jika memang dia penggemarku, pasti akan tetap mengikutiku”

Kulangkahkan kakiku menuju jalan kerumahku, tetapi kali ini aku melewati jalan yang berbeda, jalan ini sedikit remang. Saat aku berjalan di pertigaan, aku menemukan orang yang memakai hoodie seperti stalker-ku tadi, apa itu dia ? Tanpa pikir panjang aku mendekatinya, sengaja berjalan berjingkat supaya ia tak mendengar langkahku.

“Aku selamat, hah untung saja namja sial itu tidak menemukanku”

Suara ini sepertinya aku mengenalnya.

”Maksudmu aku ?”

Kulihat bahunya sedikit terangkat karena kaget, skakmat ! Ini pasti stalker itu. Saat aku ingin lebih mendekatinya dia berlari, tetapi dengan gesit kutarik tangannya agar dan menghadapkannya ke arahku.

”Neo !” pekikku keras, aku tak menyangka gadis menyebalkan ini membututiku.

”A.. annyeong Kyuhyun –ssi”

Aku menatapnya tajam, dia hanya menundukkan kepalanya tanpa berani menghadapku, tertangkap basah sekarang kau !

”Wae ? Selama tiga hari ini kenapa kau mengikutiku ? Aku tahu jika kau telah menjadi stalker-ku selama ini kan ?”

”A.. aku”

”Kau menyukaiku ?”

Gadis ini langsung mendongak saat aku mengucapkannya, kulihat dia memicingkan mata seperti menahan amarah. Wae ? Pertanyaanku salah.

DUGH

”Aww.. appoyo !”

Aku mengusap keningku yang terkena sabetan keningnya, gadis ini gila, dia melompat dan membenturkan dahinya ke dahiku, aish appo !

”Maaf Tuan Cho Kyuhyun, jangan berfikir kau itu cassanova ata semacamnya lantas aku akan tertarik padamu, bermimpilah !”

Yeoja itu membalikkan badannya lalu pergi meninggalkanku, hei apa dia tak mau bertanggung jawab.

SRET..

Aku menarik lengannya terlalu kuat sehingga ia sekarang berada dipelukanku, aku menatap kedua bola matanya, hitam dan indah, yak Cho Kyuhyun hentikan.

”A.. apa yang kau lakukan Kyuhyun-ssi ? Bisakah kau melepaskanku ?”

Gadis ini meronta dibalik pelukanku, kutahan pinggangnya agar lebih mendekat kearahku, tangan gadis ini menahan tubuh kami agar tak bersentuhan dengan cara menyentuh dadaku. Damn ! Kenapa aku malah terpesona dengan bola matanya itu. Perlahan kudekatkan jarak wajah kami, rengkuhan dipinggangnya semakin kutekan agar dia tidak meronta, entah apa yang sekarang menguasai pikiranku, wajahnya yang sedikit berwarna merah menambah kecantikannya, aku baru sadar jika dia sangat cantik, seolah detik jam tak bergerak atau bumi ini berhenti berputar, disekitar kami tak ada suara apapun, hanya degupan jantungku dan dia yang terdengar, kenapa denganku ? Sedikit demi sedikit kuhilangkan jarak diantara kami, kumiringkan kepalaku, ujung bibir kami hanya berjarak 2 centi lagi aku rasa, desahan nafasnya bagai candu yang menerpa wajahku, didalam otakku meneriakkan jangan melakukannya, tetapi otak dan tubuhku tak mau berkompromi, semua lebih dominan ke tubuhku. Satu centi lagi, bibir itu, bibir pink itu..

BUGH

”Yak apa yang kau lakukan !”

Sial ! Dia menginjak kakiku dengan sneaker-nya, untung saja bukan highhells, tetapi ini sangat sakit, aku menaikkan kaki kananku dan menahannya. Tetapi untunglah aku tidak jadi menciumnya, aigo Cho Kyuhyun, kau pasti telah kehilangan kewarasanmu.

“Kau benar – benar pervert”

Gadis itu menjauh, sebelum ia sempat berlari, kutarik lengannya, dia menatapku intens seakan ingin menelanku mentah – mentah.

“Aish, nuga pervert ? Mianhe tadi aku tidak sengaja”

“Sudahlah, lupakan saja ! Em.. Kyuhyun-ssi, aku ingin menanyakan perihal kemarin itu”

Yeoja ini menatapku penuh harap, seolah telah melupakan kejadian memalukan tadi, apa maksudnya tentang Bambies Club ?

”Mianhe, aku rasa kau sudah tau jawabannya”

Aku melangkahkan kaki berlalu meninggalkannya, sebenarnya tentang Bambies Club.. Aku ingin kembali kesana, tetapi aku malu jika harus bertemu dengan yang lain.

”Chamkhaman !”

Tiba – tiba gadis itu telah sampai didepanku dan menghadangku dengan merentangkan kedua tangannya, dia mendekatiku dan merogoh kantung celanaku.

”Yak, lepaskan, ini geli babo”

Aku melihatnya yang telah membawa ponselku, dia mendengus lalu mengetik sesuatu disana, benar – benar tidak sopan.

”Nah, igeo ! Aku telah memberikan nomor ponselku, dan aku juga telah mencatat nomor ponselmu, jika kau berubah pikiran, hubungi aku ne ? Aku pulang dulu, annyeong namja pervert !“

“YAK !“

Aku menatap layar ponselku yang telah terbubuh deretan nomor gadis itu, dia benar – benar sangat gigih ya, padahal aku sudah membentaknya, apa aku harus menghubunginya ?

***

Author’s POV

            Hari ini adalah hari yang sangat berat bagi Bambies Club, satu bulan lagi akan ada pertandingan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Tentu saja ini adalah pertandingsan baseball yang diadakan satu tahun sekali, pemenangnya akan mendapatkan Piala Golden dan liburan ke New York dalam satu minggu, siapa juga yang tidak akan tergiur dengan hadiahnya ? Club perwakilan dari Korea Selatan adalah Bambies Club, mereka akan melawan Sephliz Club. Club yang terkenal sangat hebat saat dilapangan, itu sebabnya mulai hari ini, latihan ekstra diadakan di Bambies Club, tidak terkecuali sang Manager yang ikut turun tangan dalam melatih pemainnya.

Park Jihyun sangat ahli dalam permainan bola baseball, sebenarnya dia ingin sekali mengikuti pertandingan kali ini, tetapi tentu saja appanya melarangnya, selain ini pertandingan putra, appa Jihyun tak ingin putri tunggalnya mengalami cedera saat pertandingan, appa Jihyun terlalu sayang pada putrinya.

“Kalian harus mengayun seperti ini, ini adalah tehnik kontrol bola yang pas untuk mematikan lawan“

Jihyun menerangkan pemainnya dengan mengayunkan bat baseball-nya kearah depan, dengan memasang kuda – kuda yang kuat, ia mulai memperagakan tehnik andalannya.

“Manager, bagaimana cara mengetahui laju bola lawan saat mengarah kepada kita ?”

”Begini, kalian harus mengecoh lawan dengan tehnik kalian, fokus pada bolanya, hanya pada bola, jangan sampai musuh kalian membuat strike yang malah akan membuat kalian kalah, buatlah home run saat pitcher musuh melempar bola yang kedua atau yang ketiga, karena biasanya lemparan pertama, mereka akan sengaja mengarah ke home plate, nah bagaimana ? Ada yang ingin kalian tanyakan ?”      Serentak mereka menggelengkan kepala, mereka semua bertepuk tangan atas penjelasan Manager yang sangat jelas.

”Baiklah, aku akan menjelaskan posisi kalian, lihat baik – baik. Heechul-ah kau bagian ’first’ , Siwon-ah ’second’ , Wookie-ah ’side’ , Kibum-ah ’short’ , Kangin-ah ’center’ , Hyukkie Pitcher, Sungmin oppa Butter, Dongho-ah ’right’ dan Jaehyuk-ah ’left’ . Nah ada yang keberatan ?”

”Saya Manager”

Tiba – tiba Eunhyuk mengacungkan telunjukknya, dan itu membuat dahi Jihyun mengernyit.

”Kenapa Manager hanya memanggil Ming hyung oppa, kenapa kami tidak ?”

BUGH.. PLETAK.. DUAGH

Seketika Eunhyuk mendapat tendangan, jitakan dan pukulan dari semua orang, Jihyun tertawa dan semua orang yang disitu menatap Eunhyuk dengan tatapan maut.

”Aish sudahlah, memang kalian mau kupanggil oppa ?” tanya Jihyun sambil menahan tawa, mereka semua mengangguk dan disambut helaan nafas kecil dari Jihyun.

”Arra.. arra oppadeul”

”Huwa Manager baik”

Mereka semua berteriak dan memeluk Jihyun erat, yang dipeluk hanya dapat meronta karena sesak dan juga bau keringat membuat Jihyun kesal.

”Yak lepaskan aku, bagaimana jika kali ini kalian kutraktir, hari ini makan dan minum sepuasnya, karena kalian telah bersemangat dalam berlatih”

Mereka semua meregang sejenak lalu berteriak dan kembali memeluk Jihyun yang sudah pasrah dengan aroma – aroma mereka.

***

            Malam ini semua pemain Bambies Club termasuk Park Jihyun dan Kim ahjussi, merayakan kerja keras hari ini karena telah berlatih keras, mereka memesan restoran hanya untuk mereka semua, restoran yang cukup ternama bernuansa seperti peternakan di Belanda. Mereka semua memesan makanan sangat banyak dan juga tak lupa soju.

”Ayo kita bersulang untuk Club“

Suara Lee Donghae menggema diantara alunan musik yang sedikit beat, ya Lee Donghae yang tadi sempat mengunjungi Club untuk mengantarkan makanan malah memaksa ikut Jihyun dengan alasan ’aku kan juga keluarga Bambies Club’ . Jihyun hanya bisa pasrah dan mengiyakan rengekan memuakkan Donghae.

Tring..

Suara dentingan gelas yang beradu saling terdengar gemericik dan sedikit memekakkan telinga, mereka semua tertawa dan bercanda, bahkan Eunhyuk dan Heechul yang narsis-pun tak henti – hentinya menyumbangan dance atau suaranya yang aneh karena diselingi tawa dan cegukan dari mereka.

“Hyun-ah ?!!“

“Ne ahjussi ?!!“

Jihyun dan Kim ahjussi sedikit meninggikan suara mereka saat berbicara, alasannya karena musik yang mengalun di restoran ini terdengar telah berganti genre menjadi dentuman memekakkan telinga.

“Bagaimana dengan Cho Kyuhyun ? Sebentar lagi kita akan mengikuti pertandingan, kau harus segera membujuknya kembali !!”

Jihyun yang kala itu sedikit mabuk, karena meminum tiga botol suju hanya menyeringai dan menampakkan wajah yang malas. Ini adalah pertama kalinya Jihyun meminum minuman seperti itu, ia ingin menghilangkan stres karena tugas akhir – akhir ini sangat menyita pikirannya.

“Shirreo ! Aku tak mau lagi, dia tak memberiku kabar, aku malas”

Kim ahjussi menggelengkan kepalanya dan menenggak gelas kecilnya, dia berfikir bahwa mungkin saja Jihyun telah kewalahan, tugasnya cukup berat dan Kim ahjussi tahu itu, tapi dia tetap pada pendiriannya ingin segera Cho Kyuhyun kembali ke Bambies Club.

***

            Suasana direstoran sedikit lengang, para pemain Bambies Club telah pulang kerumah masing – masing, yang tersisa hanya ada Sungmin, Jihyun dan Kim ahjussi. Satu – satunya orang yang tidak mabuk adalah Sungmin, dia sedikit heran karena melihat Jihyun yang meracau tak jelas.

“Ahjussi, apa Jihyun jika mabuk akan meracau seperti itu ?”

Kim ahjussi tersenyum kecil lalu menggeleng, Kim ahjussi memang tahan dengan soju, jadi dapat dikategorikan dia tak akan mabuk walau meminum berbotol – botol soju.

”Anni Sungmin-ah, ini pertama kalinya ia minum, oh ya tolong antarkan dia pulang, dan tenang saja, appa dan umma Jihyun sedang tidak ada, hanya ada oppanya, pasti oppanya mengerti, nah ahjussi pulang dulu, jaga dia baik – baik, annyeong”

Sungmin terdiam sebentar lalu melirik Jihyun yang telah tergeletak diatas meja, syukurlah dia tidak meracau lagi, batin Sungmin.

”Hyun-ah ayo pulang”

”Oppa ? Ming oppa ? Aigo oppa sangat tampan.. hik”

Sungmin tersenyum sebentar lalu melingkarkan lengan kanan Jihyun kelehernya dan membawanya keluar dari restoran.

”Hyun-ah jangan meracau terus, jalanlah yang benar”

”Oppa, kenapa hik.. oppa.. hik.. memapahku ?”

Sungmin sedikit menjauh karena bau soju dari mulut gadis yang disayanginya, Sungmin hanya tersenyum dan mulai berjalan memapah Jihyun yang jalannya mulai limbung.

Kringg.. Kringg..

Dering ponsel terdengar dari tas yang disampirkan Sungmin dibahunya, dia berhenti sebentar lalu mendudukkan Jihyun disalah satu kursi ditaman ini. Sungmin ragu – ragu untuk mengangkatnya, tetapi jika ini darurat bagaimana ? Baiklah akan aku angkat.

”Yeoboseyo ?”

”…”

”Ah, ne hyung, sekarang Hyun-ah bersamaku, akan kubawa pulang”

”…”

”Ne, annyeong”

Click..

Sambungan terputus dan Sungmin kembali memasukkan ponsel biru Jihyun kembali ke tasnya.

”Nah, Hyun-ah ayo kita pul-”

Sungmin mencelos mendapati Jihyun yang sudah tak berada di kursi kayu disampingnya. Dia menggerutu dan mulai mencari Jihyun disekitar taman.

”Hyun-ah ! Park Jihyun !”

***

Kyuhyun’s POV

            Hawa yang sedikit hangat terasa menyenangkan ditubuhku, kini aku berjalan ditaman besar yang cukup ramai di daerah Seoul, suara – suara kekehan kecil dari berpasang – pasang orang terdengar cukup menyebalkan ditelingaku, huh berisik sekali.

”Aaaa.. Aku Park Jihyun yang cantik sedang stres memikirkan tugas kuliah.. lalalala”

Terdengar dari arah air mancur taman, ada seorang gadis yang berteriak – teriak tak jelas, saat aku mulai meneliti wajahnya, aku tahu dia Park Jihyun, gadis aneh yang membututiku tempo hari.

Kuhampiri dia dan menepuk bahunya pelan.

”Cho Kyuhyun !!”

Gadis ini memelukku erat, menyenderkan kepalanya disela – sela leherku, aroma soju tercium sangat jelas di hidungku. Gadis ini mabuk ?

”Yak, lepaskan, apa yang kau lakukan ? Berteriak seperti orang gila seperti ini sungguh memalukan !”

Yeoja ini malah mendekatkan wajahnya didepanku, dia menatapku intens, sial, jantungku kembali berdegup aneh seperti ini ! Tiba – tiba dia menjauhkan wajahnya dan terisak, wae ?

“Gadis gila, neo gwenchana ?” jujur, aku sedikit terkejut, dia mabuk dan menangis, dan sekarang dia melihatku tajam kembali.

“Kyuhyun-ssi, aku.. aku lelah”

Apa maksudnya ?

“Aku.. Ahjussi selama ini selalu memaksaku untuk mengajakmu kembali, tetapi aku tahu kau tidak mau, dan itu terkadang membuatku pusing, ahjussi benar – benar memohon – mohon padaku untuk membujukmu kembali ke Club”

Gadis ini terisak lagi, kali ini ia berlari menuju pinggiran air mancur besar ditengah – tengan taman ini. Apa benar sebegitu tertekannya dia sampai menangis seperti ini ? Jujur, hatiku sedikit sakit saat melihatnya menangis, entah kenapa, tetapi itu membuatku merasakan tekanan yang ia rasakan selama ini. Apa benar gadis itu ingin aku kembali kesana ?

Dengan langkah mantap, kuhampiri dia yang sedang tertawa bermain air mancur di taman, efek soju benar – benar mengerikan jika untuknya, tadi dia menangis, sekarang dia tertawa. Benar – benar.

“Jihyun-ssi kenapa kau memaksaku terus ?”

“Kumohon Kyuhyun-ssi”

Dia menatapku lekat sekali, seakan seperti mengorek sesuatu didalam mataku, sedetik kemudian dia tersenyum dan menjabat tanganku. Eh wae ?

”Aku tahu kau ingin masuk kembali ke Club kan ? Aku bisa melihat sebuah kejujuran dimatamu bahwa kau benar – benar rindu semuanya, iya kan ? Jangan mencoba membohongiku Kyuhyun-ssi”

Skakmat ! Gadis ini seperti penyihir, bagaimana bisa dia mengetahuinya ? Apa benar semua tercetak jelas dimataku, aku menatapnya tajam sembari tersenyum sinis, dengan menyebalkannya, ia menjulurkan lidahnya lalu mencipratkan air kewajah tampanku.

“Yak Park Jihyun ! Apa yang kau lakukan ?”

Aku mengejarnya yang berlari disekitar air mancur, tak terasa aku ikut tersenyum melihat tingkah konyolnya, gadis ini seperti anak kecil, tetapi disisi lain, dia dapat mempertanggungjawabkan tugasnya sebagai Manager dan mahasiswi, aku tahu dia mahasiswi karena dia setahun lebih muda dariku, dia adalah Park Jihyun, seseorang yang dulu telah kunanti.

“Yak Cho Kyuhyun jelek ! Kau membuatku basah semua, terima balasanku”

Dengan sigap aku berlari dan bersembunyi dibelakangnya, terlihat dia sedang mencariku, saat dia lengah, kupeluk dia dari belakang dan mencipratkan air diwajahnya, gadis itu meronta dan membalikkan arah menjadi kehadapanku, dia menautkan alisnya dan memasang wajah garang.

“Yak kena kau Cho Kyuhyun”

”Yak, kau curang !”

Setelah mencipratkan air, dia berlari mengitari air mancur ini, mulai saat ini, aku bersumpah akan kembali ke Club itu dan juga aku ingin selalu berada didekatnya, oksigenku, aku menyukaimu Park Jihyun, mulai detik ini dan saat ini.

***

Sungmin’s POV

            Belasan kali aku mengelilingi taman ini, aigo dimana kau Hyun-ah ? Kau membuatku khawatir. Tunggu, aku belum mencarinya dipusat taman, ya aku harus mencarinya disana.

Dari sudut mataku terlihat seorag yeoja yang tak asing bagiku, dia sedang bersandar dibahu seseorang, Hyun-ah, kau bersama siapa ?

”Annyeong”

Namja itu menghentikkan usapan dikepala Jihyun yang aku rasa dia telah tertidur, dia menampakkan wajah datarnya dan tersenyum seperti dipaksakan padaku.

”Ne.. nuguya ?”

”Aku Sungmin, aku ingin membawa Jihyun pulang, dia tanggung jawabku” ucapku sedikit terdengar lancang. Dia menatapku tajam dan sembari menautkan alisnya yang tebal itu.

”Aku tak tanya namamu, aku hanya tanya kau siapa ? Kau mengenalnya ?”

Namja ini benar – benar tak sopan, tenanglah Lee Sungmin, bersikaplah yang baik.

”Ne, dan aku diutus oppanya untuk membawanya pulang, bisakah sekarang aku membawanya pulang ?”

Aku tahu suaraku sedikit meninggi, laki – laki ini seperti menguji kesabaranku.

”Eung.. Ming oppa ?”

”Hyun-ah mari pulang”

Aku membantunya berdiri dan menuntunnya untuk berjalan, saat mulai berjalan beberapa langkah, dia berbalik.

”Kyuhyun-ah, aku tunggu kau besok di Club, annyeong !”

Apa Jihyun mengenal namja itu ? Kenapa mereka terlihat akrab, apalagi tadi namja itu berani mengusap kepala Jihyun. Entah kenapa tubuhku terasa panas saat melihat mereka berdua seperti itu, apa mereka adalah.. Ah jangan berfikir macam – macam Sungmin.

”Hyun-ah, ini pakailah jaket oppa, kau terlihat basah semua”

”Ne oppa, gomawo”

Dia tersenyum manis, syukurlah, berarti dia tidak melupakanku, apa mungkin aku harus bersaing dengan namja tadi, tetapi dari posturnya dia terlihat dari kalangan atas, jika seperti ini, jelas sekali aku akan kalah. Cukup Lee Sungmin, jangan berfikiran negatif, Jihyun bukan orang seperti itu, gadis ini tak mungkin memandang orang hanya dari cover, gadis seperti Jihyun berbeda, mulai saat ini aku akan lebih menyayanginya, Park Jihyun saranghae.

TBC..

Huwah, part ini absurd banget ya -_-

Terlalu panjang dan membosankan, tetapi butuh kritik dan sarannya dong, gomawo^^

LOVE !

cooltext846166519

Iklan

32 responses to “Baseball In Love ( Chapter Five )

  1. Waaah, keren thor FFnya. Lucu saat adegan KyuHyun. 😀

    Next part, di tnggu ni.!! Cepet”d publish thor,, 🙂

  2. Wkwk, knpa aku malah suka ya sist? Pdhal ktamu part ini absurd. Wkwk. Kepanjangan? Kurang panjang ini mah sist. #d gampar

    aigoo.. Ini tinggal jihyun yg haruz menetapkan hati.a. Ah, lupa aku. Jihyun eon kan hati.a uday stay d kyuhyun oppa. #babo
    jiah, kasian minnie ou.. Wkwk, coba aku cinta.a sama sungmin, tak bwa plg biar g ptah hati dia.. Wkwk. Aku cinta.a sama hae,hyuk,sung,kyu c ya.. Susah deh.. Cup oppa. Uljima.. #apa ini? -___-

    aish, so sweet itu ciprat”an air, aku mw.. #pletak
    wkwkwk

    #bow

      • Ah boleh tuh sist.. Kya.a ga bkal abis klu spanjang sungai bengawan solo. #plak

        ayo dibantu yah. Simsalabim jadi apa prok prok prok #pak tarno #dzig! Wkwkwk

        iya klu boleh 15 skalian sist. Itu kan bru 4 orang. #plak

        ga sist. Klu baekhyun oppa yg nyipratin aku mw #ops! 😀

        cheonma~ sist..

      • Apa?! Mau ambil tempat semediku?! /gamparbolakbalik

        Kamu udah mirip pak tarno nak -_-

        Apaan berondong tuh wks

        Baek buat aku aja deh ya. Betewe kamu kemana nih? Kangen cielah 😀

  3. Gak kepanjanggan kok thor…..
    Wah tar si jihyun jadinya sama siapa yaaa ???
    Sungmin or kyuhyun???
    D tunggu kelanjutannya thorrr……

  4. Wooaaaa… Kyuhyun udah ngaku tu. Kayaknya suka udah dari lama. Yeee.. Kyuhyun mau balik ke club. Jihyun jangan sama ming ya Sama kyuhyun aja 😉 suka ffnya

Hello reviewer!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s